Ku Kenal Untuk Ku kenang

Halo Mah, Ini sedikit catatan rindu untuk mamah, yang Bapak tulis dan Bapak tempel didinding kamar. Aku melihat ini tadi sepulang kerja.

Bapak… satu nama pernuh makna. 

Terimakasih telah menjaga mamah sampai akhirnya mamah harus kembali kepada-Nya. Aku tau setelah mamah pergi meninggalkan kita, bapaklah orang yang paling kehilangan, diantara kita putra putrinya.

Tetapi bapak selalu berusaha tegar, bersembunyi dibalik sikap dingin dan tenangnya bapak. Bapak seolah berkata “semua baik-baik saja” nyatanya bapakpun selalu menitihan air mata ketika memimpikan mamah. Entahlah rasanya begitu pedih melihat bapak menangis, hati ini pun selalu berkata untuk menjaga bapak sebaik-baiknya seperti bapak menjaga mamah, bukan lagi bapak yang harus menjaga aku tapi akulah yang harus menjaga bapak, membahagiakan bapak, serta melakukan hal baik yang belum sempat aku lakukan untuk  mamah. 

Bapak alasan aku setelah mamah, Bapak yang menjadi penyangga tunggalnya aku saat ini, Bapak yang selalu aku doakan untuk tetap sehat, serta diberikan umur panjang. Sampai akhirnya hari itu tiba, hari dimana bapak akan melepaskan putri kecilnya untuk seseorang. 

Mamah Bapak Terima Kasih ya. Telah bersabar hati dan tidak putusnya doa untuk gadis kecilmu yang kini sudah beranjak dewasa. Sabtu nanti 100 hari kepergian mamah, 100 hari aku tanpa mamah , dan 100 hari ditinggalkan mamah. Sungguh kita merindukan Mamah. Aku sayang sekali. Aku yakin mamah juga rasa. Semoga mamah berbahagia selamanya dan berbahagia disisi-Nya.

Iklan