Satu kata “Introvert”

Introvert??? apa sih itu introvert??? apa gue termasuk orang intovert??

Satu kata itu yang muncul dalam benak gue, satu kata itu yang muncul dikepala gue, satu kata itu yang pada akhirnya membuat gue penasaran, dan satu kata itu yang benar ada pada diri gue.

Saat tak dibutuhkan mereka (Introvert) menjadi orang biasa, namun saat keadaan genting mereka berubah menjadi sosok yang luar biasa. orang berkepribadian introvert akan menunjukan apa yang dirasakannya lewat tindakan dan bukan lewat ucapan. Mengapa demikian? karena introvert bukan tipe orang yang suka mengumbar ucapan sayang ataupun ucapan manis.

Orang introvert  biasanya pendiam. Temannya sedikit tapi kalau dia sudah menerima orang itu sebagai temannya, biasanya persahabatan itu akan berlangsung seumur hidup, karena itu orang introvert cenderung setia. Bagi introvert diam itu bukan berarti tak mengerti atau tak peduli, tetapi mereka menganalisa.

Dalam hal lingkaran pertemanan, semboyan mereka adalah:

Sedikit berarti lebih banyak! Sejauh menyangkut kenalan baru, mereka hanya dapat didekati hingga jarak tertentu; mereka lebih suka mencurahkan tenaga ke dalam pertemanan akrab yang jumlahnya sedikit. Mereka tidak menyukai konflik, mereka akan diam sejenak sebelum menyuarakan masalah-masalah yang tidak memuaskan dan, ketika melakukannya, mereka berusaha sangat keras untuk tidak menyakiti siapa pun karenanya.

Biasanya seorang Introvert gemar menulis. Karena dalam menulis mereka dapat lebih terbuka dalam mempresentasikan pikiran ataupun membagikan pengalamannya kepada orang lain.

Tipe Introvert sih biasanya bijaksana dan bisa memecahkan problem orang lain asal orang itu mau minta nasihatnya, makanya cocok jadi tempat curhat, tapi kalau nggak ya tipe introvert itu termasuk orang yang ‘mahal bicaranya’. Jadi kalau ada orang yang diajak bicara sama tipe tersebut berarti dia beruntung.

Orang introvert itu biasanya banyak mikir dan memiliki pemikiran yang jauh, maka itu orang introvert lebih sedikit berbicara, karena dia selalu memikirkan apa yang akan dia katakan, misalnya apa itu pantas dibicarakan, apa perlu untuk dibicarakan, apa kira-kira jawaban yang akan diberikan orang lain, dsb. Dari situ keliatan juga orang intovert cenderung perfeksionis.

Orang intovert juga suka memendam masalahnya sendiri, dia jarang berbagi masalahnya atau menceritakan kehidupannya ke orang lain, dia juga mempunyai self-blaming yang gede (suka menyalahin diri sendiri), yang akhirnya jadi depresi, dan emosian. Tipe ini cuma mau terbuka dengan orang yang sudah bener-bener dia percaya.

Masih banyak sih rahasia lainnya.

Misalnya orang introvert itu terlihat ‘dingin’ atau ‘sangaaaaaaatttttttttt dingin’ tapi asal kamu mencoba menembus pertahananya, maka lumer deh esnya. Emang sih orang tipe ini keliatan cuek di luar nya tapi coba masuk ke dalam, orang introvert ngga sedingin yang keliatan di luar.*dan ini sumpahhh gue bangeeetttttt!!!!!!

Lalu orang introvert itu biasanya mau berteman dengan orang yang budi bahasanya halus. Mereka akan langsung tidak suka sama orang yang berkata kasar walaupun kata-kata itu bukan ditujukan untuk dirinya.

Di bawah ini beberapa tipe introvert:

1. Dalam Keseharian
Serius, tenang, kekuatannya pada konsentrasi dan ketelitian. Praktis, rapi, tidak berbelit-belit, logis realistic dan dapat dipercayai, terorganisir dengan baik. Bertanggung jawab mewujudkan idenya sendiri dalam menyelesaikan sesuatu tugas dan melakukan terus menerus dari pada melakukan protes atau gangguan

2. Pengamat yang Bagus
Penonton yang tenang, pendiam, mengamati dan menganalisa kehidupan dengan keingintahuannya yang objektif dan lontaran humor yang orisinil yang sering tidak disukai orang lain. Biasanya tertarik dalam memahami sebab-akibat, bagaimana dan mengapa hal-hal mekanis bekerja dan dalam mengorganisir fakta-fakta dengan menggunakan prinsip-prinsip logika. Unggul dalam mendekati inti dari sebuah masalah praktis dan menemukan solusi.

3. Kepribadian
Tenang, bersahabat, bertanggungjawab dan berhati-hati. Setia menjalankan kewajibannya. Mampu menciptakan kestabilan pada tiap proyek atau kelompok. Teliti sungguh-sungguh, akurat. Minat mereka biasanya bukan pada hal teknis. Dapat bersabar pada hal detil. Loyal, cerdik, memperhatikan perasaan orang lain, perhatian.

4. Perasaan
Pemalu, ramah, sensitive, baik, rendah hati terhadap kemampuannya. Menghindari pertentangan, tidak memaksakan pendapatnya atau nilai-nilainya pada orang lain. Biasanya tidak tertarik untuk memimpin tetapi merupakan pengikut yang loyal. Santai dalam menyelesaikan tugas karena mereka menikmati hal-hal yang dikerjakannya dan tidak ingin merusaknya dengan tergesa-gesaaan atau pemerasan energi yang tidak sepantasnya.

Dari semua pembahasan diatas benar-benar sama dengan kepribadian gue, bisa disimpulkan kalau ternyata gue itu introvert.

Dan lewat catatan ini kalian bisa memahami apa itu introvert? seperti apa itu introvert? sehingga kalian bisa lebih memahami orang yang berkepribadian introvert. *termasuk gue 🙂

Bogor, 29 Januari 2015 00.42 WIB

Iklan

22 tanggapan untuk “Satu kata “Introvert”

    1. mungkin belum nemu orang yang tepat bang. percaya deh ketika kita udah menu orang yang tepat pasti kita gak akan pernah lagi di khianati. Gue juga masih sering ngerasa di khianati bang. tapi tetep ya harus setia. 🙂

      Suka

      1. Oalah gitu to, kalau aku ambivert parah dan akut kata temenku. Hehe tp gak tau juga.
        Ah masa bagus, tulisan ecekebret gitu.

        Suka

      2. haha bisa dibilang absurd dong ka. Iya ka bagus loh aku aja masih belum bisa menulis sebagus kaka. aku masih belajar untuk menulis kiasan dan belum bisa untuk membuat cerpen seperti kaka

        Suka

  1. Hahaha, kata “absurd” sedikit menggelitik. Duuh, jangan dibandingin sama aku, aku belum ada apa-apanya. Kamu kayaknya lebih rajin nulis, dari pemilihan diksi sama gaya penulisan.

    Suka

      1. Kalau kata temenku yg seorang cerpenis, banyakin baca buku biar ada ide. Hehe. Kebetulan temenku baru mau ngeluarin kumcer pertamanya.

        Suka

      2. kebanyakan buku-bukuku novel semua. hehe. dari Norwegian wood sampai dunia sophie. tapi bukunya agus noor juga suka sama kumcernya Puthut EA

        Suka

      3. Romance, kalau dunia sophie lebih ke novel filsafat. Ya baca-baca semauku saja. Aku hanya menikmati cerita. Mengisi waktu senggang.

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s